-->

Cara Hitung Kebutuhan Material Membangun Rumah Minimalis Tipe 36

Cara Hitung Kebutuhan Material Membangun Rumah Minimalis Tipe 36
Cara Hitung Kebutuhan Material Membangun Rumah Minimalis Tipe 36
Berbagai pertanyaan yang membayangi kita saat ingin memiliki atau hendak membangun sebuah rumah.
Berapa biaya membangun rumah minimalis tipe-36 dengan 2 kamar tidur?
Berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah Rumah?
Apakah membangun rumah membutuhkan dana yang cukup besar?
Bisakah membangun rumah dengan biaya kecil?
Berapa dana atau biaya yang harus disiapkan untuk membangun sebuah rumah?
Bisakah saya membangun sebuah rumah, dengan biaya yang kecil?
Berapa biaya untukmembangun sebuah rumah?
Apakah dana yang saya miliki cukup untuk membangun sebuah rumah?
Apakah dengan dana sebesar 40 juta cukup untuk membangun rumah?
Berapa biaya untuk membangun sebuah rumah sederhana dengan dua kamar

Cara Hitung Kebutuhan Material Membangun Rumah Minimalis Tipe 36


Artikel ini saya tulis dan saya bagikan kepada anda semua berdasarkan dari pengalaman saya sendiri saat membangun rumah, dan Sebelumnya saya juga masih ragu, apakah dengan dana yang saya miliki cukup untuk membangun sebuah rumah walau sederhana?, Saya khawatir saat sudah memulai membangun rumah, akhirnya karena kehabisan dana, pembangunan rumah menjadi terhenti.

Membangun rumah sederhana, adalah impian banyak orang, Baik itu untuk dijadikan tempat tinggal sendiri atau mungkin sebagian dari anda ingin menginvestasikan dana yang anda miliki dengan membangun rumah sederhana untuk dikontrakkan atau disewakan. Usaha rumah kontrakan, sekaligus Investasi

Bagi anda yang saat ini belum memiliki rumah sendiri, sehingga anda harus tinggal dirumah kontrakan atau rumah sewa, Anda bisa mulai merencanakan untuk membangun rumah sendiri dengan menggunakan perhitungan lengkap biaya membangun rumah sederhana dibawah ini.

Dan bagi anda yang saat ini sudah memiliki rumah sendiri, Membangun rumah sederhana untuk dikontrakkan atau rumah sewa bisa menjadi pilihan yang cukup baik dalam menambah penghasilan dan menginvestasikan dana yang kita miliki.

Lalu, Apa yang pertama kali harus kita lakukan sebelum membangun sebuah rumah sederhana?

Hitung biaya Membangun Rumah sesuai ukuran yang diinginkan

Mungkin kebanyakan orang akan menjawab bahwa langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menyiapkan dana untuk biaya membangun rumah tersebut.

Dana memang menjadi bagian utama sebelum anda membangun sebuah rumah, Namun bagaimana anda tahu apakah dana yang anda miliki sudah cukup atau belum, jika anda belum memikirkan ukuran rumah yang akan anda bangun.

Oleh karena itu, hal yang tak kalah penting sebelum membangun sebuah rumah adalah lokasi atau tanah untuk tempat membangun rumah tersebut.

Disini, kita hanya membahas mengenai biaya membangun rumah dan tidak termasuk dengan biaya membeli tanah untuk rumah tersebut, Karena harga tanah untuk rumah berbeda-beda di masing-masing daerah.

Oleh karena itu sebelum anda membangun rumah sederhana, terlebih dahulu anda harus memiliki tanah tempat rumah tersebut akan dibangun, dan Setelah kita memiliki tanah untuk tapak rumah, barulah kita masuk ke langkah selanjutnya sebelum membangun sebuah rumah sederhana.

Langkah Pertama
Langkah Pertama sebelum mulai menyiapkan dana untuk membangun sebuah rumah sederhana adalah tentukan ukuran rumah yang ingin anda bangun, dan Tentunya semakin besar ukuran rumah yang akan anda bangun, semakin besar pula biaya yang dibutuhkan.

Namun jika anda ingin membangun sebuah rumah yang sederhana, anda bisa memilih ukuran yang seminimal mungkin namun tetap layak untuk menjadi tempat tinggal, Ukuran rumah sederhana yang umumnya digunakan adalah rumah minimalis dengan tipe-36 dengan dua kamar tidur.

Rumah sederhana dengan tipe 36, maksudnya adalah rumah dengan ukuran panjang 6 meter dan lebar 6 meter (6 meter x 6 meter).

Setelah anda menentukan ukuran rumah yang akan dibangun yaitu rumah tipe 36, selanjutnya anda bisa mulai melakukan perhitungan kebutuhan material dan biaya untuk rumah tersebut.

Rumah minimalis sederhana dengan tipe-36 dengan 2 kamar tidur yang akan dibangun memiliki ukuran panjang 6 meter, lebar 6 meter dan tinggi umumnya sekitar 4 meter.

Langkah kedua
Langkah kedua, adalah membuat daftar kebutuhan material dan rincian biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah minimalis tipe-36 dengan 2 kamar tidur.

Kita dapat membuat daftar kebutuhan material apa saja yang dibutuhkan untuk membangun rumah sederhana tipe 36 tersebut.

Dibawah ini adalah contoh berbagai material atau bahan bangunan yang biasanya dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah, antara lain:

Rincian biaya dan material Membangun Rumah Sederhana
  • Batu bata
  • Semen
  • Pasir
  • Kerikil
  • Besi beton
  • Papan
  • Broti
  • Seng
  • Paku
  • Kusen, pintu dan jendela
  • Kunci, engsel, dan lainnya
  • Triplek plafon
  • Closet
  • Pintu kamar mandi
  • Cat minyak dan cat tembok
  • Instalasi pipa air
  • Instalasi listrik
  • Upah kerja tukang

Bagaimana menghitung kebutuhan material untuk membangun rumah sederhana tipe.36 dengan dua kamar?

Berikut rincian cara menghitung biaya dan kebutuhan material untuk membangun rumah minimalis tipe-36 dengan 2 kamar tidur.

Daftar kebutuhan material dan perhitungannya

1. Batu bata
Untuk membangun rumah, bahan yang dibutuhkan untuk membuat dinding atau temboknya adalah batu bata, atau bisa juga dengan menggunakan batako.

Kita mengambil perhitungan untuk menentukan kebutuhan berapa jumlah batu bata yang dibutuhkan untuk rumah tipe-36 dengan 2 kamar tidur.

Pada umumnya ukuran batu bata standar, untuk membuat dinding seluas 1 m², dibutuhkan batu bata sebanyak 90 buah.

Ukuran luas seluruh tembok rumah tipe 36 dengan dua kamar, adalah : 154 m²
  • Tembok depan dan belakang = (6m x 4m) + (6m x 4m) = 48 m²
  • Tembok samping = (6m x 4m) + (6m x 4m) = 48 m²
  • Tembok dua buah kamar = (3m x 4m) + (2,5m x 4m x 4) = 52 m²
  • Tembok kamar mandi = 1,5m x 4 = 6 m²
  • Total luas tembok = 48 m² + 48 m² + 52 m² + 6 m² = 154 m².
Kebutuhan batu bata = 154 m² x 90 buah = 13.860 buah.
Anda bisa membulatkan hasil perhitungan diatas menjadi 15.000 buah.
Harga batu bata = Rp. 500 / buah.

Maka biaya untuk batu bata = 15.000 x Rp. 500 = Rp.7.500.000,-

2. Semen
Kebutuhan semen dalam membangun sebuah rumah, ada beberapa macam yaitu untuk memasang batu tembok, plester atau aci, buat pondasi atau cor, dan untuk lantai.
  • Untuk pasang batu dinding
Ukuran luas permukaan tembok atau dinding seluruhnya = 154 m²
Kebutuhan semen per m² = 10 kg
Maka kebutuhan semen untuk tembok = 10 kg x 154 m² = 1.540 kg
Atau 1.540 kg / 50kg = 30,8 Zak. Atau dibulatkan menjadi 31 Zak.

  • Untuk Plester (aci) dinding
Ukuran luas permukaan tembok atau dinding seluruhnya = 154 m², karena tembok ada dua lapis (Luar dan dalam) maka kita kali dua: 154m² x 2 = 308m²
Kebutuhan semen per m² = 5 kg
Maka kebutuhan semen untuk acian tembok = 5 kg x 308 m² = 1.540 kg
Atau 1.540 kg / 50kg = 30,8 Zak. Atau dibulatkan menjadi 31 Zak.

  • Untuk lantai
Ukuran luas seluruh lantai rumah tersebut : 36 m²
Jika tebal semenisasi lantai adalah : 10 cm (0,1 meter)
maka Volume lantai adalah : 36 m² x 0,1 m = 3,6 m³
Rasio untuk semen dan pasir adalah 1 : 5
Kebutuhan semen adalah 1/6 x 3,6 m³ = 0,6 m³

Berapa kg semen dalam 1 m³?
Untuk mengubah satuan semen dalam meter kubik ke dalam kilogram, maka kita harus mengetahui berat jenis semen.
Berat jenis semen yaitu : 1.500 kg / m³

Jadi kebutuhan semen untuk lantai, adalah :
0,6 m³ x 1.500 = 900 kg, dibagi 50kg/zak menjadi = 18 Zak.

  • Untuk cor pondasi
Volume seluruh pondasi yang akan di cor, adalah : 0,2 m x 0,2 m x 24 m x 2 = 1,92 m³
  • 0,2 meter atau 20 cm adalah lebar pondasi
  • 0,2 meter atau 20 cm adalah tinggi pondasi
  • 24 meter adalah keliling rumah, sedangkan angka 2 diambil karena yang mau dicor adalah bagian pondasi dan penutup dinding atas.
Jika perbandingan campuran cor adalah 1 : 2 : 3

Maka semen yang dibutuhkan adalah :
1/6 x 1,92 m³ = 0,32 m³
Berat semen = 1500 kg x 0,32 m³ = 480 kg. Atau 9,6 zak dibulatkan menjadi 10 zak.

Total kebutuhan semen :
31 Zak + 31Zak + 18 Zak + 10 Zak = 90 Zak. (semen @ 50 kg).
Jika harga semen @ 50 kg Rp. 60.000,-

Maka biaya semen untuk membangun sebuah rumah sederhana tipe.36 dengan dua kamar, adalah :
90 Zak x Rp. 60.000 = Rp. 5.400.000,-

3. Pasir
Dalam membangun sebuah rumah, pasir dibutuhkan sebagai campuran semen untuk pemasangan batu bata, plester, acian, lantai dan cor pondasi.
  • Pasir untuk pemasangan batu bata
Luas tembok seluruhnya, adalah : 154 m²
Kebutuhan pasir adalah 0,045 m³ x luas dinding
Maka pasir yang dibutuhkan : 0,045 x 154 = 6,93 m³

  • Pasir untuk plester (acian) tembok
Ukuran luas permukaan tembok atau dinding seluruhnya = 154 m², karena tembok ada dua lapis (Luar dan dalam) maka kita kali dua: 154m² x 2 = 308m²
Kebutuhan pasir adalah 0,027 m³ x luas dinding
Maka pasir yang dibutuhkan : 0,027m³ x 308 = 8,31 m³

  • Pasir untuk lantai
Volume lantai seluruhnya adalah : 36 m² x tebal 0,1 m = 3,6 m³
Perbandingan semen dan pasir adalah 1 : 5
Maka kebutuhan pasir untuk lantai, adalah : 5/6 x 3,6 m³ = 3 m³

  • Pasir untuk cor pondasi
Perbandingan yang digunakan untuk cor pondasi adalah 1 : 2 : 3. (1 bagian semen, 2 bagian pasir dan 3 bagian kerikil).

Volume cor yang dibutuhkan untuk rumah sederhana tipe 36, adalah : 1,92 m³
Maka, pasir = 2/6 x 1,92 m³ = 0,64 m³.

Total kebutuhan pasir untuk membangun rumah sederhana tipe 36, adalah :
6,93 m³ + 8,31m³ + 3 m³ + 0,64 m³ = 18,88 m³, dibulatkan menjadi 19 m³.

Jika harga pasir adalah Rp 150.000,- / m³
Maka biaya untuk kebutuhan pasir, adalah : Rp. 150.000,- x 19 m³ = Rp. 2.850.000,-

4. Kerikil
Kebutuhan Kerikil untuk cor pondasi dengan volume 1,92 m³, adalah :
3/6 x 1,92 m³ = 0,96 m³ atau dibulatkan menjadi 1 m³

Jika harga kerikil adalah Rp. 300.000,-
Maka biaya untuk kerikil adalah : 1 m³ x Rp. 300.000,- = Rp. 300.000,-

5. Besi beton
Besi beton dipakai untuk besi cor pondasi, ukuran besi beton yang biasa digunakan untuk membangun rumah sederhana, adalah besi beton 8 mm, dan besi beton 5 mm untuk cincinnya.

Kebutuhan besi beton untuk rumah sederhana tipe.36 adalah :
Besi beton 8 mm : sebanyak 50 batang, jika harga perbatangnya adalah Rp. 35.000,
Maka biaya untuk besi beton 8 mm = 50 x Rp.35.000 = Rp. 1.750.000
Besi beton 5 mm : sebanyak 50 batang, jika harga perbatangnya adalah Rp. 5.000
Maka biaya untuk besi beton 5 mm = 50 x Rp. 5.000 = Rp. 250.000

Total biaya untuk besi beton = Rp. 1.750.000 + Rp. 250.000 = Rp. 2.000.000,-

6. Papan
Meski rumah yang akan kita bangun adalah berbahan beton atau permanen, namun kita juga masih membutuhkan papan, untuk resplang.

Kebutuhan papan untuk rumah sederhana tipe-36 adalah : 10 keping
Harga Papan ukuran 2 x 10 adalah Rp. 40.000/keping

Biaya untuk papan adalah : 10 x Rp. 40.000 = Rp. 400.000,-

7. Broti
Untuk membangun sebuah rumah, dibutuhkan Broti untuk plafon, kuda-kuda Atap seng, dengan berbagai ukuran Broti.

Broti ukuran 1,5 x 2 untuk pasang plafon dibutuhkan sebanyak : 25 batang, jika harga broti 1,5 x 2 adalah Rp. 20.000/batang
Biaya untuk broti ukuran 1,5 x 2 = 25 x Rp. 20.000 = Rp. 500.000,-

Broti ukuran 1 x 2 untuk seng sebanyak : 15 batang, jika harga broti ukuran 1 x 2 adalah Rp. 15.000
Biaya untuk broti 1 x 2 untuk seng adalah : 15 x Rp. 15.000 = Rp. 225.000,-

Broti ukuran 1,5 x 3 untuk seng sebanyak : 30 batang, jika harga broti ukuran 1,5 x 3 = Rp. 30.000
Biaya untuk broti 1,5 x 3 untuk seng adalah : 30 x Rp. 30.000 = Rp. 900.000

Total biaya untuk broti adalah :
Rp. 500.000 + Rp. 225.000 + Rp. 900.000 = Rp. 1.625.000,-

8. Seng
Kebutuhan seng untuk atap rumah sederhana tipe 36 adalah sebanyak 40 lembar
Harga seng ukuran 7 kaki adalah Rp. 67.000/lembar
Biaya untuk seng adalah : 40 x Rp. 67.000 = Rp. 2.680.000
Rabung seng sekitar 4 lembar x Rp. 15.000 = Rp. 60.000
Biaya untuk seng dan rabung adalah : Rp. 2.680.000 + Rp. 60.000 = Rp. 2.740.000,-

9. Paku
Berbagai macam ukuran paku yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah, menurut pengalaman saya biaya untuk seluruh paku yang dibutuhkan adalah sekitar Rp. 400.000,-

10. Kusen , pintu dan jendela
Kusen , pintu dan jendela yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah sederhana, minimalis tipe36 dengan 2 kamar tidur, adalah sebagai berikut :

Pintu ukuran 90 x 200 sebanyak 4 buah.
Harga pintu minimalis Rp. 250.000
Biaya untuk pintu = 4 x Rp. 250.000 = Rp. 1.000.000,-

Kusen pintu sebanyak 4 buah
Harga kusen pintu ukuran 90 x 200 = Rp. 200.000/buah
Biaya untuk kusen pintu adalah : 4 x Rp. 200.000 = Rp. 800.000,-

Jendela sebanyak 4 buah
Harga satu buah jendela Rp. 100.000
Biaya untuk jendela adalah : 4 x Rp. 100.000 = Rp. 400.000,-

Kusen jendela sebanyak 4 buah
Harga satu buah kusen jendela adalah Rp. 100.000
Biaya untuk kusen jendela adalah : 4 x Rp. 100.000 = Rp. 400.000,-

Total biaya yang dibutuhkan untuk Pintu, jendela dan kusennya adalah :
Rp. 1.000.000 + Rp. 800.000 + Rp. 400.000 + Rp. 400.000 = Rp. 2.600.000,-

11. Kunci, engsel, dan lainnya
Biaya untuk membeli kunci pintu dan jendela, engsel pintu dan jendela.
Anda dapat totalkan sekitar : Rp. 500.000,-

12. Plafon
Untuk membangun rumah sederhana kita dapat menggunakan tripleks 3 mm untuk bahan Plafon.

Untuk menghitung kebutuhan tripleks untuk Plafon adalah Luas bangunan dibagi dengan luas 1 lembar tripleks.

Jika tripleks yang digunakan memiliki ukuran 1 m x 2 m maka luas 1 lembar tripleks = 2 m²

Jumlah tripleks yang dibutuhkan adalah : 36 m² / 2 m² = 18 Lembar.

Kebutuhan Tripleks untuk Plafon rumah sederhana tipe.36 adalah sebanyak 18 lembar

Harga satuan triplek 3 mm adalah Rp. 50.000

Biaya untuk tripleks adalah 18 x Rp. 50.000 = Rp. 900.000,-

Kebutuhan untuk Lak Plafon sekitar 25 batang, harga satuan sekitar Rp. 5.000,-

Biaya untuk Lak Plafon adalah : 25 x Rp. 5.000 = Rp.125.000,-

Total biaya untuk Plafon adalah Rp. 900.000,- + Rp. 125.000,- = Rp. 1.025.000,-

13. Closet
Closet jongkok 1 buah standart harganya sekitar Rp. 100.000,-

14. Pintu kamar mandi
Pintu kamar mandi kita bisa menggunakan pintu fibre dengan harga Rp. 150.000,-

15. Cat minyak dan Cat tembok
Cat minyak untuk kusen sebanyak 2 kaleng @ Rp. 125.000. jadi totalnya Rp. 250.000,-
Cat tembok dibutuhkan sebanyak 2 pail @ Rp. 250.000 . jadi totalnya Rp. 500.000,-

Total biaya Cat adalah :Rp. 250.000 + Rp. 500.000 = Rp. 750.000,-

16. Instalasi Pipa air
Untuk kebutuhan instalasi pipa air ini dapat disesuaikan dengan kondisi jarak dan letak rumah yang anda bangun dari sumber air.

Namun kita dapat menyiapkan dana sedikitnya Rp. 500.000,- untuk Pipa air

17. Instalasi Listrik
Cara menghitung kebutuhan bahan instalasi listrik
Untuk instalasi listrik rumah yang akan kita bangun dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Namun kita dapat menyiapkan biaya sekitar Rp. 500.000,- untuk instalasi listrik.
Catatan : Biaya ini diluar dari biaya pemasangan listrik PLN.

18. Upah kerja tukang
Upah kerja tukang bangunan, biasanya agak berbeda di masing-masing daerah.
Namun dapat kita ambil contoh, upah kerja tukang didaerah saya sekitar Rp. 400.000,- / m2.

Jika rumah yang akan kita banguh memiliki luas 36 m², maka upah kerja tukang adalah :
36 m² x Rp. 400.000,- = Rp. 14.400.000,-


Total keseluruhan biaya yang harus kita siapkan untuk membangun sebuah rumah sederhana minimalis dengan tipe 36 (ukuran 6m x 6m) dengan 2 kamar tidur adalah:
Rp. 43.740.000,-


Langkah ketiga
Mulai menyiapkan dana sesuai dengan hasil perhitungan.

Bagi anda yang saat ini ingin membangun rumah sederhana, tipe-36 dengan 2 kamar tidur, dapat mulai menyiapkan dana sesuai dengan perhitungan diatas.

Beberapa material diatas dapat anda sesuaikan dengan keinginan dan selera anda masing-masing.

Dengan melakukan perhitungan sebelumnya, anda dapat merencanakan seberapa besar dana yang harus anda siapkan untuk membangun rumah sederhana minimalis idaman anda.
Advertisement