-->

Cara Menghitung Volume Pondasi Rumah dan Biaya Pembangunannya di Tahun 2021

Cara Menghitung Volume Pondasi Rumah dan Biaya Pembangunannya di Tahun 2021
Cara Menghitung Volume Pondasi Rumah dan Biaya Pembangunannya di Tahun 2021

 


Salah satu kunci utama saat bangun rumah adalah ketika membuat pondasi. Pondasi sendiri merupakan elemen dari konstruksi sebuah bangunan yang berada di bagian dasar dan berhubungan langsung dengan tanah. Pondasi bangunan berfungsi untuk mendistribusikan beban pada bagian atas bangunan secara merata sehingga tetap aman dan tidak bergeser.

Cara Menghitung Volume Pondasi Rumah dan Biaya Pembangunannya di Tahun 2021


Membuat sebuah jenis pondasi pada sebuah rumah tidak bisa dilakukan hanya dengan sembarangan dan asal-asalan. Kamu harus mengetahui karakter tanah yang akan didirikan bangunan agar dapat menentukan jenis paling tepat untuk pondasi tersebut. Selain jenisnya, perhitungan terhadap struktur dasar bangunan ini juga harus diperhatikan sedetail mungkin. Sehingga hunian yang dibangun tetap kokoh dan tidak mengalami kerusakan.

Tidak hanya menentukan jenis yang tepat, kamu juga sebaiknya mengetahui bagaimana cara menghitung volume pondasi dengan benar. Perhitungan volume tersebut berfungsi agar saat bangun rumah bisa mengetahui jumlah material yang diperlukan. Seperti kita tahu, pembuatan struktur dasar tersebut melibatkan beberapa macam material seperti pasir, kerikil, dan semen.

Selain itu diperlukan juga besi beton dan juga batu agar konstruksinya kuat serta kokoh. Sebelum kamu memulai pembangunan, sebaiknya pelajari terlebih dahulu segala hal yang berkaitan dengan pondasi. Mulai dari jenisnya, jumlah kebutuhan materialnya, tahapan pembuatannya, hingga anggaran yang harus dikeluarkan.

Jenis-Jenis Pondasi untuk Bangunan Rumah

Terdapat beberapa jenis struktur dasar yang digunakan untuk bangunan khususnya hunian alias rumah tinggal. Setidaknya terdapat dua jenis yang paling populer dipakai untuk pekerjaan bangun rumah, yakni pondasi batu kali dan footplat. Kamu bisa memilih satu dari dua opsi tersebut untuk diaplikasikan pada rumah impian.

1.      Pondasi Batu Kali

Struktur dasar bangunan berjenis batu kali sangat umum dipakai untuk pembuatan hunian oleh masyarakat. Struktur ini berupa konstruksi yang memiliki kedalaman sekitar 60 hingga 80 cm ke dalam tanah. Fungsinya tentu sebagai penopang bangunan di atasnya agar beban tersebar dengan baik. Jenis ini umum diaplikasikan pada hunian satu lantai.

2.     Pondasi Footplat

Jika pada jenis batu kali kedalamannya adalah 60 hingga 80 cm, footplat memiliki struktur yang lebih dalam. Pembuatannya biasanya menggunakan beton bertulang yang kedalamannya mencapai 130 cm bahkan 2 meter. Footplat memiliki kekuatan yang lebih baik dalam menahan beban dibanding struktur batu kali sehingga cocok untuk hunian dua lantai.

Nah, kamu juga wajib untuk menentukan terlebih dahulu jenis tipe rumah seperti apa yang akan dibangun. Dengan begitu pembuatan struktur dasar juga bisa lebih matang dan tidak sembarangan. Jika ingin membuat rumah satu lantai bisa memilih opsi batu kali. Namun apabila menginginkan bangun rumah lebih dari satu lantai sebaiknya menggunakan footplat.

Langkah-Langkah yang Digunakan untuk Membangun Pondasi

Membuat sebuah konstruksi bangunan memang bukan suatu hal yang mudah. Setiap elemen konstruksi juga harus benar-benar untuk diperhatikan karena hal ini juga menyangkut sebuah keamanan dan juga menyangkut sebuah keselamatan. Apalagi jika berbicara mengenai struktur dasar yang memiliki pengaruh besar untuk kekuatan struktur di atasnya. Jadi, tahapannya harus dikerjakan tanpa menyalahi aturan yang standar.

1.      Tahap Bowplank

Tahapan ini merupakan langkah paling awal dalam mengerjakan sebuah konstruksi bangunan rumah. Bowplank adalah istilah yang dipakai untuk membuat batas-batas lahan di mana sebuah bangunan akan didirikan. Bowplank dilakukan untuk mengetahui berapa ukuran lahan serta menentukan letak bangunan.

Melalui proses ini akan diperoleh perhitungan yang tepat dan akurat. Dengan begitu, pondasi yang berdiri saat bangun rumah lebih presisi dan mampu menopang struktur bagian atas bangunan secara sempurna. Material yang diperlukan dalam tahapan bowplank antara lain kaso, kayu, dan papan kayu.

2.     Penggalian Lahan

Langkah berikutnya setelah bowplank yaitu menggali lahan. Area yang digali harus sesuai berdasarkan gambar atau rancangan bangunan yang sebelumnya telah dibuat. Sebagai contoh, kamu hendak membangun hunian satu lantai. Rancangannya bisa dengan membuat penampang atas selebar 30 cm (0,3 m) dan penampang bawah selebar 50 cm (0,5 m).

Sementara ketinggiannya yaitu 60 cm (0,6 m). Adapun lahan yang akan digali adalah berkedalaman 60 cm (0,6 m) dengan lebar 70 cm. Supaya lebih aman diberi tambahan masing-masing 10 cm ke sisi kanan dan kiri.

Cara Menghitung Volume Pondasi saat Bangun Rumah dengan Tepat

Ini merupakan tahapan yang sangat penting saat pembangunan rumah, yakni menghitung volume pondasi. Kamu dapat mempergunakan gambar denah atau rancangan rumah untuk menghitung volume dengan cara manual. Untuk menghitung volumenya, gunakan rumus trapezium yang diajarkan di kelas saat sekolah.

Sehingga unsur yang dibutuhkan antara lain penampang atas, penampang bawah, serta ketinggian. Rumus volume pondasi untuk bangun rumah yaitu ukuran penampang atas dan penampang bawah dijumlahkan lalu dibagi dua, kemudian dikalikan dengan ketinggian. Berdasarkan contoh ukuran di atas, diperoleh hasil (0,3+0,5)/2x0,6=0,24 meter kubik.

Angka 0,24 m3 tersebut menunjukkan volume yang dibutuhkan untuk setiap satu meter pondasi. Volume keseluruhan bisa didapatkan dengan mengalikan angka 0,24 dan jumlah panjang pondasi. Jadi, kamu harus memperhatikan kembali berapa panjang bangunan secara keseluruhan. Tentunya hal ini tidak akan sama antara satu rumah dengan yang lain.

Cara yang Digunakan untuk Menghitung Biaya Pembuatannya

Setelah melakukan penghitungan volume pondasi pada pekerjaan bangun rumah, langkah berikutnya adalah menghitung biayanya. Sebagai contoh, di daerahmu harga per satuan kubik untuk pembuatan struktur dasar ini adalah sebesar Rp1.200.000. Berdasarkan contoh perhitungan di atas, biayanya adalah 0,24x1.200.000 = 288.000. Jadi, untuk setiap satu meter memerlukan biaya Rp288.000.

Selanjutnya cobalah membuat perhitungan keseluruhan biaya pembuatan struktur dasar tersebut. Misalnya panjang pondasi yang akan dibangun adalah 10 meter sedangkan volume per satu meternya telah diperoleh angka 0,24. Sehingga volume total yang dibutuhkan adalah 0,24x10 = 2,4 meter kubik.

Berikutnya yang perlu diperhatikan adalah material penyusun untuk adukannya. Untuk bagian dasar biasanya menggunakan batu belah. Sementara adukan terdiri dari semen dan pasir. Penggunaan semen dan pasir juga tidak bisa sembarangan melainkan harus dengan rasio khusus. Perbandingan yang umum dipakai adalah satu bagian semen untuk 5 bagian pasir.

Biaya yang Harus Dikeluarkan untuk Membuat Pondasi Rumah

Kamu tentu sudah mempelajari bahwa untuk membuat sebuah konstruksi struktur dasar bangun rumah memerlukan beberapa material seperti batu belah, pasir, dan semen. Masing-masing material tersebut memiliki harga jual yang tidak sama di setiap daerah. Setelah melakukan perhitungan volume, selanjutnya bisa memperhitungkan berapa banyak material yang diperlukan.

Biaya yang dikeluarkan tersebut berbeda-beda antara satu jenis rumah dengan jenis lainnya. Jika kamu ingin segera membuat hunian sendiri, tidak ada salahnya mempertimbangkan model sederhana dan minimalis. Misalnya rumah bertipe 36 dengan dua kamar tidur atau tipe 48 yang terdiri dari tiga kamar tidur.

Perhitungan di atas merupakan contoh untuk memberikan gambaran agar kamu lebih mudah saat melakukan perhitungan. Tentunya kamu memiliki rancangan yang sudah diidamkan untuk menjadi istana keluarga di masa depan. Sebagus apapun modelnya, jika tidak didukung pondasi yang kokoh dan kuat maka pekerjaan bangun rumah tidak akan maksimal.

 

 

 

 

 

Keyword: Bangun rumah

Deskripsi: Salah satu elemen dalam pekerjaan bangun rumah adalah pondasi yang merupakan struktur dasar konstruksi bangunan. Ketahui cara menghitung volume dan biayanya.

 

 

 

 

Advertisement
Next
This Is The Current Newest Page