-->

Hitung-Hitung Kebutuhan Material Membangun Rumah Minimalis Tipe 36 tahun 2021

Hitung-Hitung Kebutuhan Material Membangun Rumah Minimalis Tipe 36 tahun 2021
Hitung-Hitung Kebutuhan Material Membangun Rumah Minimalis Tipe 36 tahun 2021

 


Kali ini kami akan membahas tentang persiapan material untuk bangun rumah tipe 36 beserta estimasi biayanya. Kamu pasti menginginkan sebuah rumah untuk keluargamu sendiri. Tidak harus berukuran besar, kini hunian yang minimalis justru menjadi primadona tersendiri. Selain harganya yang terbilang lebih murah, saat melakukan sebuah perawatannya juga dinilai lebih mudah dan lebih simple.

Hitung-Hitung Kebutuhan Material Membangun Rumah Minimalis Tipe 36 tahun 2021

Untuk membuat sebuah rumah dengan tipe 36 alias memiliki luas bangunan 36 meter persegi, kamu perlu menyiapkan anggaran khusus. Anggaran tersebut nantinya akan dipakai untuk membeli sejumlah material seperti pasir, semen, batu bata, keramik, cat, paku, besi, dan lain sebagainya. Selain itu juga perlu anggaran khusus untuk pekerja atau tukang.

Dalam penghitungan anggaran, harus disadari bahwa setiap daerah memiliki standar harga berbeda. Selain itu, desain interior serta eksterior rumah juga menjadi faktor yang menentukan seberapa besar anggaran. Jadi, ketika hendak bangun rumah tipe 36 kamu harus betul-betul membuat perencanaan yang matang untuk setiap elemen.

Kenyataannya, membangun hunian bertipe 36 dari nol bisa menghemat biaya dibanding jika kamu membelinya dalam kondisi jadi dan siap huni. Tentunya penghematan bisa dilakukan jika perhitungannya dilakukan dengan cermat dan matang. Nah, untuk memberikan pandangan estimasi biayanya, alangkah baiknya kamu menyimak uraian berikut ini.

Menentukan Ukuran Luas Bangunan Rumah

Hal pertama yang harus dilakukan saat persiapan bangun rumah tentunya adalah dengan mengetahui luas bangunan itu sendiri. Tanpa membuat perhitungan luasnya, kamu akan kesulitan untuk menghitung berapa banyak anggaran yang harus dipersiapkan. Anggaran tersebut nantinya akan dipakai untuk membeli material, saniter, upah tukang dan sebagainya.

Idealnya, semakin besar bangunan maka biaya yang diperlukan semakin tinggi pula. Akan tetapi jika kamu terkendala dengan anggaran yang terbatas, maka rumah dengan desain sederhana dan minimalis bisa menjadi pilihan. Salah satu pilihan yang paling tepat yaitu rumah dengan tipe 36. Artinya luas bangunannya adalah 6 m kali 6 m = 36 m2.

Rumah tipe ini biasanya terdiri dari 2 kamar tidur yang bisa digunakan oleh penghuninya. Jadi, tipe 36 cocok untuk keluarga kecil. Sedangkan tinggi hunian umumnya dibuat 4 meter. Setelah menentukan ukuran luas bangunan, baru setelah itu kamu bisa membuat rancangan biaya untuk membeli material.

Menghitung Kebutuhan Material Jenis Batu Bata

Batu bata adalah material penting untuk bangun rumah baik tipe 36 maupun tipe lainnya. Umumnya batu bata yang dipaki adalah jenis bata merah biasa sehingga bisa mendirikan tembok di sekeliling rumah. Jumlah tembok yang perlu diperhitungkan antara lain bagian depan, belakang, kanan, kiri, dua kamar tidur, serta satu kamar mandi.

Setiap satu meter persegi biasanya membutuhkan 90 biji batu bata. Jadi, kamu harus membuat perhitungan luas tembok untuk mendapatkan estimasi jumlah batu bata secara keseluruhan. Untuk rumah tipe 36 dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi, luas tembok keseluruhannya sekitar 154 meter persegi.

Sehingga jumlah batu bata yang harus disiapkan yaitu 90x154=13.860 biji. Sebaiknya kamu melebihkan jumlahnya untuk mengantisipasi batu bata rusak atau pecah, dibuat 14.500. Jika satu biji batu bata dibanderol dengan harga 725 maka totalnya sekitar 10,5 juta. Harga ini tentu bisa berbeda menyesuaikan harga jual di masing-masing daerah.

Menghitung Kebutuhan Sebuah Material Jenis Semen

Semen merupakan material lain yang juga sangat penting untuk pekerjaan bangun rumah. Semen dalam pekerjaan konstruksi digunakan untuk plester tembok, pengecoran, pemasangan lantai, serta batu bata. Setiap keperluan tersebut harus dirinci secara tersendiri agar perhitungannya lebih jelas.

1.      Untuk memasang batu bata pada tembok

Semen yang diperlukan untuk tembok harus disesuaikan dengan luas permukaannya. Seperti hitungan yang telah dilakukan, diketahui bahwa luas permukaan tembok secara keseluruhan adalah 154 meter persegi. Setiap meter persegi memerlukan sekitar 10 kg semen, sehingga jumlahnya 10x154=1.540 kg. Jika satu zak semen berisi 50 kg, maka butuh 31 zak.

2.    Untuk plester tembok (aci)

Kebutuhan semen untuk tembok juga sebagai plester. Plester dilakukan di bagian luar dan dalam tembok, maka cara menghitungnya luas keseluruhan dikalikan dua, 2x154=308 meter persegi. Untuk plester, semen yang dibutuhkan per meter persegi yaitu 5 kg x 308=1.540 kg. Jadi jumlah semen untuk aci 31 zak.

3.    Menghitung biaya untuk pondasi dan lantai

Saat sedang bangun rumah, hal pertama yang harus dibuat adalah dengan membuat sebuah jenis pondasi. Pembuatan pondasi terdiri dari material semen, pasir, dan kerikil. Untuk pondasi rumah tipe 36 dengan dua kamar tidur, semen yang diperlukan sekitar 90 zak. Sementara pemasangan lantai juga memerlukan adukan yang terdiri dari semen sebanyak kurang lebih 18 zak.

Menghitung Kebutuhan Material Jenis Pasir yang Perlu Diperhatikan

Material dengan jenis pasir ini merupakan material yang digunakan dalam pembangunan sebuah rumah. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui perhitungan kebutuhan untuk material pasir ini. Di bawah ini adalah perhitungan untuk kebutuhan material pasir.

1.      Untuk memasang batu bata

Sama halnya dengan semen, material pasir juga diperlukan untuk membuat beberapa elemen hunian, antara lain pemasangan batu bata, plester tembok, pemasangan lantai, dan pengecoran. Pasir untuk pemasangan batu bata pada rumah tipe 36 kurang lebih 7 meter kubik. Jumlah ini untuk luas tembok 154 meter persegi.

2.    Untuk plester tembok

Plester tembok dalam pekerjaan bangun rumah juga cukup menyedot material pasir. Kamu perlu menghitung dua kali luas permukaan tembok (luar dan dalam). Jadi perhitungannya 2x154=308 m2. Per meter persegi memerlukan pasir sekitar 0,027 meter kubik. Jadi pasir yang dibutuhkan untuk plester adalah 0,027x308=8,31 m3.

3.    Untuk lantai dan pondasi

Hunian tipe 36 memiliki luas 36 meter persegi, sehingga volume lantainya kurang lebih 36x0,1=3,6 m3. Pemasangan lantai membutuhkan campuran pasir dan semen dengan perbandingan 5:1. Jadi, bisa dilakukan perhitungan bahwa kebutuhan pasir adalah 3,6x5/6=3 meter kubik. Sedangkan pondasi memakan pasir kurang lebih 19 meter kubik.

Macam-Macam Kebutuhan Material Lain dan Perhitungannya

Selain beberapa jenis material yang sudah dibahas di atas, masih terdapat juga beberapa jenis material yang digunakan untuk pembangunan rumah. Di bawah ini adalah cara penghitungan jenis material yang diperlukan dalam pembangunan rumah.

1.      Besi beton

Pekerjaan bangun rumah tentunya juga tidak terlepas dari material besi. Jenis besi beton yang dipakai pada hunian tipe 36 antara lain ukuran 8 mm dan 5 mm untuk pengikat/cincinnya. Jumlah besi yang berukuran 8 mm kebutuhannya sekitar 50 buah. Sedangkan besi ukuran 5 mm yang diperlukan yaitu 50 batang.

2.    Kerikil

Kerikil diperlukan untuk pekerjaan pembuatan pondasi alias pengecoran. Selain kerikil, material lain sebagai bahan campurannya adalah semen dan pasir. Kebutuhan kerikil untuk pondasi rumah tipe 36 kurang lebih 0,96 meter kubik. Sehingga bisa dibulatkan menjadi 1 meter kubik.

3.    Kusen, pintu, jendela

Kebutuhan lainnya yang tidak boleh dilewatkan saat bangun rumah yaitu kusen, pintu, beserta jendela. Kamu bisa bebas mengkreasikan ukuran pintu yang hendak digunakan, misalnya 90x200. Jumlah pintunya 4 buah dengan kusen 4 buah pula. Sedangkan jumlah jendela beserta kusennya disesuaikan dengan kebutuhan.

4.    Material lain

Terdapat banyak material yang harus ada untuk pembangunan sebuah hunian. Selain bahan-bahan diatas kamu juga perlu menyiapkan anggaran untuk paku, broti, seng, papan resplang, plafon, cat, dan sebagainya. Instalasi air dan listrik juga patut menjadi perhatian khusus yang tidak boleh dilewatkan.

Mendirikan sebuah hunian tidak hanya bertujuan sebagai tempat tinggal saja. Kamu juga bisa menjadikan istana sederhana tersebut sebagai aset kekayaan tersendiri. Memang untuk menjadikan hunian sebagai asset membutuhkan sebuah usaha yang tidak kecil dan tidak mudah untuk mewujudkannya. Tetapi jika dilakukan dengan serius kamu pasti bisa bangun rumah impian.

 

 

 

 

 

Keyword: Bangun rumah

Deskripsi: Cara hitung material untuk bangun rumah tipe 36 antara lain memperhitungkan luas bangunan dan tingginya. Material diantaranya semen, pasir, bata, dan lainnya.

Advertisement